Postingan

Diskon Mendukung Gaya Hidup? Kenapa Tidak?

Gambar
 Siapa bilang Cuma emak-emak yang langsung sakaw kalau denger kata diskon? Bapak-bapak juga! Err … bapak-bapaknya saya maksudnya. Saya paling nggak bisa lihat kata diskon dianggurin. Kalau memang sedang pas dengan kebutuhan saya, kenapa enggak, kan? Makanya jangan heran kalau sering lihat saya nongkrongin flashsale di marketplace . Siapa tahu kan ada barang yang memang sedang saya butuhkan saat itu? Sumber gambar : finance.detik.com Pernah istri saya minta ganti dan dibeliin alat pel lantai baru. Katanya alat pel yang ada sudah mulai rusak. Saya bilang nanti dulu, jangan dulu beli, siapa tahu nanti muncul di flashsale . Hihihi … dan ternyata beneran lho. Beberapa hari kemudian saya lihat ada alat pel dalam daftar barang yang digelar dalam ajang flashsale sebuah marketplace . Harganya turun 50% dari harga normal biasanya. Lihat, nggak ada salahnya berburu barang diskonan, kan? Saya bisa ngirit anggaran 50% dari harga yang seharusnya saya bayar. Gratis ongkos kirim, pula! Sedaaap. Pern

Digitalisasi Usaha untuk Bertahan di Masa Pandemi

Gambar
Namanya Aivi, penggiat usaha kuliner Pepes Nasi Hajah Lilis. Pepes nasi adalah makanan unik yang ada di Tasikmalaya, berupa nasi dengan isian lauk ayam dan tumis tahu yang dibungkus daun pisang lalu dikukus. Konsepnya hampir mirip dengan bacang, tapi bentuk dan rasanya cukup berbeda. Hajah Lilis adalah ibunya, yang meracik resep pepes nasi ini dan kemudian dijadikan branding untuk produknya. Seperti halnya penggiat kuliner rumahan lainnya, pandemi Covid-19 sudah meluluhlantakan usaha kuliner yang dikelolanya.  Sumber foto : instagram.com/pepnashjlilis Meskipun memiliki kedai kecil di garasi rumahnya, pepes nasi yang dijualnya lebih banyak ditawarkan melalui sosial media. Untuk pengiriman hari ini, Aivi bahkan sudah mempromosikan pepes nasinya sejak kemarin. Tak hanya di akun sosial media pribadinya, ia pun kerap menawarkan produknya di grup-grup komunitas kuliner yang diikutinya. Berbekal catatan pesanan yang diterimanya, ia akan mengantarkan pepes nasinya berkeliling kota Tasikmalaya

[Family Vacation] Menikmati Petik Apel di Kota Batu Malang - Part 4

Gambar
Bagian 3 bisa di baca di sini Setelah sekian purnama, dan setelah liburannya berakhir setahun lalu, akhirnya saya tergerak untuk menuliskan lanjutannya kembali. Hahaha … ampuuun .. penyakit saya nih, tiap nulis blog laporan liburan pasti selalu nggak pernah tuntas. Pasti saya mentok di hari ke-2 atau ke-3. Jadi hari terakhir atau pulangnya begimana ya nggak pernah ketahuan lagi ceritanya. Kacau kan? Jadi hari ketiga di Malang jadwal kita untuk memetik apel! Horeee …  kegiatan agro wisata ini memang sudah saya agendakan sebelum berangkat. Sebagai sentra perkebunan apel di tanah air dan terkenal sebagai kota apel, rasanya kok sayang banget kalau kita melewatkan yang satu ini. Metik langsung apel dari pohonnya tentu akan jadi sensasi tersendiri. Sekalian biar anak-anak tahu pohon apel itu kayak gimana, kan lumayan sebagai pengetahuan yang tak mungkin didapatkan di bangku sekolahan. Jadi, sejak pagi Pak Bambang sudah standby nungguin depan hotel, jemput kita untuk meluncur ke objek be

Dunia Literasi Kami Berawal dari Sebuah Buku TTS!

Gambar
Sewaktu kecil dulu, ayah (alm) seringkali membelikan saya buku TTS—Teka Teki Silang. Iya, buku yang di dalamnya berisi kotak-kotak dengan banyak pertanyaan mendatar maupun menurun. Kata ayah, mengisi TTS bisa membuat saya jadi anak yang aktif bertanya dan akhirnya banyak tahu. Yang sering ngisi TTS pasti tahu, adrenaline akan terpacu untuk bisa mengisi seluruh kotak yang ada dengan menjawab benar seluruh pertanyaannya. Dan itulah yang kemudian sering saya lakukan. Agar kotak-kotak penuh terisi, saya jadi tidak segan untuk pontang-panting bertanya mencari jawabannya; pada ayah, pada ibu, pada kakak, mencarinya di koran, atau membuka kamus (untuk pertanyaan yang berkaitan dengan bahasa Inggris). Rasanya belum puas kalau masih ada 1-2 pertanyaan yang belum terjawab sehingga masih ada kotak-kotak kosong yang tersisa. Dan kalau sudah terisi penuh, kegembiraan saya ibarat sudah menjadi seorang jawara. Bahagia tak terhingga. Gambar diambil dari : www.crosswordsite.com “Mengisi TTS bi

[Family Vacation] Yogya FamTrip - The Apartment

Gambar
Traveling dengan anak-anak yang mulai gede ternyata mulai agak susah ngatur akomodasinya. Tidak semua hotel menyediakan family room soalnya. Kalaupun ada, harganya kadang bikin sesek napas dan dompet menjerit. Maksa booking kamar standar buat kapasitas 2 orang (seperti pernah dilakukan) mulai bikin saya mikir ulang; tersiksa Bray! Anak istri saya emang bisa dempet-dempetan tidur bertiga di atas kasur. Lah saya? Gelar tiker lagi! Huhuhu … tidur nyenyak enggak, masuk angin iya! Apalagi liburan kali ini saya putuskan bawa kendaraan dan nyetir sendiri. Perjalanan panjang 7 jam Tasik-Jogja (plus entar nyetir muter-muter dalam kota) butuh stamina ekstra. Saya harus punya quality sleeping buat recharge. Jangan sampe pas jalan-jalan ke mana gituh eh sayanya malah muntah-muntah. Iyuuuuh …. Telat berapa bulan, mas? Dan, untuk pertama kalinya akhirnya saya melirik airbnb. Telat ya? Bodo ah … kan better late than never. Based on cerita temen-temen traveller, nginep via airbnb justru lebih as

[Family Vacation] Menjelajah Bromo, Batu, Malang - Part 3

Gambar
Bagian ke 2 bisa di baca di sini . Turun dari Bromo perut mulai goyang shopee, ajojing rame kayak Blackpink lagi joget; aye ayeee ... dududu-dudu! Makanya instruksi sama Pak Bambang cuma satu; "Minta cariin makan siang terdekat ya Pak." Nah, berhubung sebelumnya kita pernah ngobrol rencana pengen nyeberang ke Madura di hari terakhir dan nyobain Bebek Sinjay yang katanya terkenal luar biasa, pak Bambang tiba-tiba ngusulin; "Daripada jauh-jauh ke Madura, Bebek Sinjay juga sudah ada cabangnya di Malang, pak. Kalau mau, kita bisa ke sana sekarang." Saya toleh anak-anak, dan mereka teriak, "MAUUUUU ..." Yah, begitulah kalau anak-anak bebek, nggak bakalan nolak kalau disodori sajian dari Donald Duck dan kawan-kawannya ini. Lagipula, saya merasa sangsi hari terakhir bisa ada waktu meluncur ke Madura. Terlalu mepet waktunya. Daripada nanti nggak keburu dan kita melewatkan lezatnya Bebek Sinjay, tawaran pak Bambang jadi usulan makan siang yang sangat menyena