Postingan

Menampilkan postingan dengan label Proses Penulisan

Mejeng di Tnol.co.id

Gambar
Menjelang workshop 'Menulis Cerita Konyol' bareng Penerbit Noura Books di Depok Mall tanggal 18 Oktober lalu, saya sempat diajak ngobrol Mas Safari Sidakaton, reporter dari Tnol.co.id yang merupakan sebuah portal komunitas. Obrolan berkisar tentang riwayat kepenulisan saya. karena waktunya yang tidak cukup leluasa, akhirnya kita bertukar pin BB, dan interview pun dilaksanakan jarak jauh dan di setiap ada kesempatan. Sekarang, profil saya sudah ditayangkan di portal tersebut . Semoga bermanfaat :) Iwok Abqary, Si Pendiam yang Mahir Menulis Buku Komedi Safari Sidakaton Senin, 22 Oktober 2012 Buku cerita lucu pertamanya adalah 'Suster Nengok' yang merupakan plesetan dari film 'Suster Ngesot'. Iwok Abqary, produktif hasilkan buku komedi./ Foto: Safari TNOL Dikenal sebagai penulis buku komedi dan konyol, bukan berarti mahir bercerita lucu juga lho. Ini dialami oleh Iwok Abqary, penulis cerita komedi yang telah menghasilkan be...

Dibalik Keikutsertaan Lomba Menulis Cerpen Remaja (LMCR) 2011

Gambar
Surprise! Sungguh sebuah kejutan saat menemukan nama saya dalam daftar pemenang Lomba Menulis Cerita Remaja (LMCR) 2011 Rohto-Mentholatum Golden Award , meski 'hanya' sebagai karya favorit. Bagaimana tidak, dua kali sudah saya mengikuti ajang lomba ini (tahun 2008 dan 2010), dan dua kali pula saya kalah telak. Jangankan jadi pemenang, masuk dalam karya favorit pilihan juri saja tidak. Karena dua kali kekalahan itu, rasa penasaran saya semakin menggunung, mengobarkan semangat juang tersendiri; "apa iya saya tidak bisa nembus kompetisi ini?" Tidak seperti kompetisi lain, LMCR adalah sebuah ajang yang semakin hari semakin bergengsi. Kehadirannya setiap tahun ditunggu banyak penulis dan calon penulis baru untuk mengadu keberuntungan dalam karya. Bukan hanya karena menawarkan hadiah yang sangat menggiurkan, tapi prestise yang didapat kalau menang di sini pun cukup tinggi. LMCR adalah kompetisi nasional yang diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Seperti yang disam...

Dog's Love - Behind The Scene

Gambar
Bicara tentang terbitnya Novel Dog's Love berarti membicarakan sebuah proses yang panjang. Bagaimanapun, seorang penulis memang harus belajar mengerti arti sebuah kata kerja keras dan sabar. Bagaimana tidak, untuk melihat novel ini terbit, tidak kurang dari 2 tahun saya harus menunggu. Sebenarnya, naskah ini tidak ditujukan untuk GPU pada awalnya. Sebuah penerbit di Jogja meminta saya sebuah naskah remaja gokil. Tema yang disepakati adalah seputar persahabatan manusia dengan anjing. So, mulailah saya mencari ide dan mulai menulis. Yang saya ingat, proses menulis naskah ini dimulai pada awal bulan Maret 2009! Seperti biasa, target penulisan naskah ini berkisar dalam waktu satu bulan, dan bisa saya selesaikan tepat waktu. Kirim! Review yang saya terima tidak lama kemudian, ternyata naskah ini perlu banyak revisi. Kurang ini dan kurang itu. Well, oke. Saya bukan penulis yang anti revisi. Adanya tuntutan revisi justru membuat saya yakin naskah saya nantin...

Jalan-jalan ke Jogja part-2

Gambar
Jam setengah 1, Maknyak jemput lagi. Kali ini dengan formasi lengkap; ada Yasa dan Danial juga. Horee ... akhirnya setelah selama ini mengenal mereka dari foto-foto di blog, kali ini bisa ketemuan juga. Karena udah mengenal mereka dari cerita-cerita Mak di blog, gw ngerasa udah nggak asing lagi sama mereka. Berasa udah kenal lama aja. Untunglah mereka juga bukan tipe anak-anak pemalu. Kita bisa ngobrol dengan rame selama perjalanan menuju kampus. Kampus? Hiyaaa ... berasa diingetin lagi kalo gw ke Jogja bukan dalam rangka jalan-jalan belaka. Ada tugas khusus ngajarin murid-muridnya Maknyak. Perasaan ngeper mulai terasa begitu mobil yang dikendarai Paknyak memasuki kampus UIN Sunan Kalijaga. wuiiis  ... kampusnya kereen. makin mpot-mpotan lah diriku. Apa iya gw pantes ngajar di sini? * cegluk * Untung kekhawatiran itu tidak berlangsung lama. Ketemu rekan-rekan dosen Maknyak yang asyik membuat rasa gugup berkurang. Begitu pula pas ketemu mahasiswa-mahasiswanya yang nggak kalah asyi...

Jalan-jalan ke Jogja part-1

Gambar
Pertama kali ditawari Maknyak buat jadi Guest Lecture di UIN Sunan Kalijaga Yogya, gw bengong. Hah, dosen? Nggak salah tuh? Gw harus ngajar apaan coba? Makanya tawaran itu nggak langsung gw iyain, tapi gw setujuin. yeee .... sama aja. Ada rasa tertantang juga sih, makanya gw nanya-nanya Maknyak tentang tawaran itu. Ya kalo ternyata gw rasa bisa, apa salahnya kan dicoba? Ternyata, Mak minta gw ngasih materi tentang Literatur Cerita Anak menurut seorang praktisi.  Jujur aja, gw memang bukan seorang ahli perbukuan cerita anak. Makanya agak ketar-ketir kalo disuruh ngomong secara teoritis. Lah, gw belajar teori dimana coba? Yang ada gw main jebret-jebret aja,  sama sekali nggak pernah mikirin teori ini dan itu selama menulis sampe saat ini. Untungnya Maknyak bilang, gw memang nggak perlu ngajarin tentang teori. Mahasiswanya udah kenyang dengan semua teori. Gw cukup sharing tentang literatur cerita anak dari mata seorang praktisi. Aaah ... langsung deh gw semangat. Mau! mau! ...

[Tips] Jualan ala Iwok

"Buku saya kok nggak pernah dipromosiin sama penerbit, sih?" "Kok yang dibikin banner gede, buku-buku itu aja sih?" "Kok yang dikasih jadwal talkshow penulis-penulis top aja, sih? "GImana buku saya bisa laku kalo promosinya nggak nyampe ke masyarakat?" (yang ini nggak pake SIH, soalnya nggak cocok) Dan masih banyak SIH-SIH lainnya. Tenang ... soalnya kalo penerbitnya denger, mereka akan ngomong : "Kok penulis ini cerewet amat, SIH?" hehehe Duluuu .. saya punya pikiran seperti itu. Kapan giliran buku saya di promoin? kapan buku saya ditalkshow-in (halah), dan kapan buku saya dijembrengin dalam banner yang gede-gede di toko buku. Lambat laun, toh saya mulai mengerti sendiri. Penerbit nggak nerbitin buku saya aja! Buanyaaak buku yang harus mereka tangani promosi dan pemasarannya. Dari bukunya penulis besar (namanya) sampai ke penulis-penulis baru. Mereka (penerbit) pasti punya strategi-strategi sendiri untuk mempromosikan setiap buku yang merek...

Dapet Jodoh Lagi

Gambar
Bener kata orang, sebuah naskah ditolak mungkin karena belum berjodoh saja. Meski banyak faktor yang memengaruhi penolakan tersebut, intinya tetap saja BELUM BERJODOH dengan penerbit tersebut. Sebuah naskah teenlit yang gw tulis dengan konsentrasi penuh, full pemikiran matang, dan outline yang lengkap, ternyata ditolak sebuah penerbit besar. Itu adalah naskah novel remaja kedua yang gw tulis setelah LINDANIEL. Jauh sebelum gw nulis Suster Nengok, Pulau Huntu, maupun TIKIL. Gara-gara penolakan itu gw sempet down. Ah, gw emang nggak cocok nulis novel kali. Pikir gw sih begitu. Buktinya setelah gw mati-matian nulis naskah ini (dan ngerasa sangat optimis diterima di penerbit besar itu), ternyata ditolak setelah menunggu berbulan-bulan lamanya. Naskah itu akhirnya dipendam saja. Print-outnya yang dikembalikan penerbit pun menghuni rak terbawah. Rasanya penolakan itu cukup membuktikan bahwa gw nggak cocok nulis teelit berjenis romance. Entah berapa lama naskah itu mengendap. Yang jelas, nask...
Gambar
Ah, bener-bener bertubi-tubi kegembiraan yang gw terima bulan ini, khususnya hari ini. Belum usai rasa senang tak kepalang karena pagi hari ada informasi Misteri Lemari Terkunci cetak ulang ke dua, eh sorenya Bhai Benny (dan Kang Rama - sang editor) kembali memberikan kejutan. Seri The Beautiful Stories for Kids sudah selesai cetak. Katanya, minggu ini akan segera beredar luas di toko buku. Hureeeeeeeey ... satu lagi dari Mayora, eh ... Iwok. Seri The Beautiful Stories For Kids ini ada 4 buku, dan ditulis berbarengan dengan sobat-sobat MPers lainnya. Ada Mba Indah Juli yang kebagian menulis tentang Khadijah, ada Nunik yang menulis tentang Fatimah Az-Zahra, dan Ichen yang menulis tentang Aisyah. Gw sendiri nulis tentang Maria Al-Qibtiyah. Yang seru, saat nulis dan dikejar dedlen masing-masing tulisan, kita berempat jadi perang SMS tiap tengah malem. Isi SMS-nya apalagi kalo bukan : " Nik, udah nyampe halaman berapa sekarang? " atau " Mba Indah, pasti udah hampir bere...

TIKIL Dijadikan Skripsi!

Huaaaaah .. kejutan lain yang terjadi minggu ini. Setelah dijadikan buku bahasan oleh Book Klub di harian Jawa Pos senin lalu, kali ini datang sebuah email yang mengabarkan bahwa TIKIL dijadikan bahan kajian dalam sebuah skripsi! Dalam emailnya, Mohamad Amin (penulis skripsi tersebut) mengatakan bahwa dia membahas tentang bahasa humor dalam novel TIKIL. Glek... kaget banget lah pasti. kok bisa sih dia memilih TIKIL? kenapa bukan novel komedi lainnya? Yang jelas, gw tersanjung banget, terharu, dan senang yang bercampur aduk. Benar-benar di luar dugaan. Terlepas dari apa yang ditulisnya tentang TIKIL, ini jelas penghargaan tersendiri buat gw. Terima kasih banyak Amin. semoga proses penulisan skripsi-nya lancar ya. Berita lainnya -- biar nggak posting lagi. hehehe Sebuah naskah sudah beres revisi. Walaaah ... ini bener-bener revisi mayor. Ganti total! Dari tokoh, karakter, sampe setting lokasi pun harus diubah. Bahkan jumlah halamannya pun bertambah 100%. Hahaha .. asli kerja keras nih. F...

Gokil Dad Sudah Ditemukan!

Gambar
Pengumuman! Setelah selama ini Penerbit Gradien Mediatama berkelana mencari sosok seorang Gokil Dad, untuk disandingkan dengan Gokil Mom (yang bukunya udah cukup best-seller di mana-mana), akhirnya pencarian itu berakhir sudah. Saat ini pihak Gradien sudah menemukan sosok tersebut. Dan dia adalaaaaah … GW! Hureeeeeeey …. Ya, ya, ya …. Iwok mulai lagi deh narsisnya. Dan harap dimaklum kalo ini adalah pengumuman tidak resmi dan tidak boleh disangkutpautkan dengan pihak Gradien sama sekali, karena Gradien tidak akan mengakui kalo sudah membuat pengumuman senorak ini. Setelah berulangkali mengkonfirmasi terhadap pihak Gradien , yang diterima dengan penuh kekesalan oleh Mas Khun (karena nanya terus), akhirnya gw memperoleh kepastian tentang penganugerahan gelar ini. “IYA, ANDA YANG TERPILIH! BISA NGGAK KALO NGGAK NANYA ITU TERUS?” jawab Mas Khun dengan penuh semangat. (Kalo dipikir-pikir lagi, sepertinya sih nadanya jengkel. Apa mungkin dia mikir udah salah milih orang kali ya? Kok ma...

Kesetanan

Gambar
Dua malam berturut-turut gw nulis kayak kerasukan. Huahaha .. hiperbol banget dah. Dari setiap pencanangan target pencapaian 5 halaman per malam, gw bisa menembus sampe 12 halaman dalam satu malam. Bahkan malam tadi gw akhirnya melahap sampe 19 halaman! Hureeeeeeeey ... Begini nih kalo otak lagi lancar, diajak ngebut pun hayu-hayu aja. Dedlen sudah terlewat dua hari, dan gw udah malu aja kalo nongol di YM. Takut ada yang nagih. heuheuheu ... siapa yaaa? Makanya, sejak seminggu lalu gw udah mencanangkan target 5 halaman per malam. Minggu lalu, naskah ini baru mencapai setengahnya, dan gw udah ngos-ngosan di tengah jalan. Otak rasanya buntu di ajak mikir, meski alur sudah 75% ada di tangan. Ya itu tadi, kalo nggak konsen dan fokus tetep aja nulisnya ndut-ndutan. Beberapa malam ini gw HARUS siap tempur. Tidak ada alasan brenti dulu kalo target 5 belum tercapai. Kadang sampe jam 2 dini hari target itu baru tercapai. Setelah itu gw tepar setepar-teparnya. Bangun kesiangan dan ke kantor haru...

Nggak Cemas Lagi

Gambar
Bener temen gue, Akuy , yang bilang kalo no reason to feel unconfident . Setelah dua hari ini tegang menunggu review dari editor naskah yang gw kirim kemaren (liat postingan sebelumnya), akhirnya pagi ini review itu datang via offline message di YM. "Kami sudah diskusi. Naskahnya OK" Wuaaaah ... rasa cemas itu langsung raib. Lolooooooos euuuy ... langsung aja ngebuzz si Mas yang lagi onlen di YM, lalu serang dengan berbagai pertanyaan. Hahaha ... Berhubung dari awal gw bilang kalo tuh naskah masih kasar banget, gw minta waktu buat beres-beres lagi. Dan si Mas langsung ngasih waktu 1 - 2 minggu buat gw nyerahin draft final. Siaaaaaaap ... semangat lagi nih. Tengkyu buat semua MPers yang udah dukung semangat gw. Doain prosesnya lancar dan cepet terbit ya. Amiiiiiin ...

Sempet Cemas ..

Gambar
.. pas ngirim naskah ini. Asli, naskah ini gw tulis dengan tingkat kepercayaan diri yang menyusut. Mungkin karena melihat buku genre naskah yang gw tulis ini sudah begitu banyak beredar, dan rata-rata menuai sambutan yang bagus. Gara-gara itu mungkin gw jadi nggak lepas nulisnya. Gw selalu aja dihantui pikiran ' apakah naskah gw bisa sebagus dan selucu mereka? ' Beberapa waktu yang lalu, gw sempet mau mundur ngeberesin naskah ini. Quota halaman masih belum setengah batas minimal, sementara stok di kepala rasanya sudah kering. Ditambah memasuki bulan Ramadhan, rasanya otak gw ngga bisa diajak ngebut lagi. Hehehe .. kok jadi nyalahin Ramadhan ya? Guenya aja yang payah nih. Sempet mau ngomong juga ke mas editor untuk membatalkan naskah ini. Setiap hari kemajuannya tidak banyak berarti, sih. daripada ngeganjel di sana-sini, mending jelas batal sekalian kan? Ah, untungnya gw punya temen-temen yang berubah menjadi pecut ganas. Mereka serta merta menghajar rasa pesimis gw dengan se...

Sigma - Majalah Anak Gratis, terbit perdana!

Gambar
Sore ini terima sebuah paket. Isinya? Sebuah majalah! Hureeeeeey ... free copy dari majalah Sigma yang udah gw tunggu-tunggu. Penasaran sih, soalnya gw ikut jadi kontributor di edisi perdana ini. Thanks to Novi yang udah rekomendasiin gw ke Sigma. Eh, sebagai majalah gratisan, kemasan majalah ini keren banget lho. kertasnya glossy. full color semua. layout-nya mantap, ilustrasinya asyik. isinya apalagi. cuma, kalo berharap isinya penuh dengan cerita dan dongeng, nggak bakalan ditemukan disini. soalnya, isinya tentang ilmu pengetahuan semua. Tapi sebagai bahan bacaan anak bermutu, reccommended banget nih. Mana gratisan pula! Sayangnya, gw nggak tahu gimana cara memperoleh majalah ini. lumayan asyik buat pengetahuan anak gw nih. Yang jelas, majalah ini diterbitin sama Kelompok Pelaksana Program BUMN Peduli-Sigma Perum LKBN Antara. Oya, di majalah ini gw bisa barengan sama artikel yang dibikin sama Nunik dan Novi. Artikel gw berjudul 'Cara Kerja Ponsel', sementara Nunik nulis ...

Done!

Gambar
Setelah kembali diminta untuk revisi yang ketiga kali (minor sih, cuma membabat jumlah halaman yang kebanyakan aja), akhirnya hari ini naskah yang satu itu dinyatakan ACC! Hurrraaaaaaay ... senangnya. nggak perlu begadang lagi untuk sementara. hehehe. Yang pengen tahu naskah apa, sabar ....buku ini direncanakan untuk terbit tahun 2009 nanti. Wedew, lama amat ya? Gapapa lah, lumayan buat nabung naskah untuk terbitan tahun berikutnya. Jadi, kalo tahun 2009 gw tumpul nerbitin buku, minimal yang satu ini sudah siap terbit. hehehe. Thanks to KR yang nggak capek-capeknya ngereview dan ngoreksi. Thanks juga buat para supporters yang selalu bawa-bawa pecut biar gw semangat terus. hahahaha. Nerusin baca aaaaah ... //ngelirik setumpuk buku yang dari jauh hari udah bikin ngiler. image from : ayaelectro.wordpress.com

Iwok Goes on TV : Dimas dan Raka

Gambar
Ah, bukan sesuatu yang hebat sebenernya. Banyak orang lain yang sudah berkiprah lebih hebat lagi. Tapi seperti biasa, gw selalu pengen cerita apa aja yang udah gw lakuin. Apalagi ini ada hubungannya dengan sesuatu yang baru. Meski masih berhubungan dalam bidang penulisan, tapi medianya berbeda. Buat gw, ini adalah pelebaran sayap yang cukup penting dan membanggakan. Awalnya ketika Om Amril T. Gobel nelpon dan membisiki tentang proyek ini. Bersama rekannya, Romiza Casayetha, saat itu dia sedang menggarap sebuah cerita sinetron ramadhan melalui MNC Production. Mereka ngajak gw untuk ikut gabung sebagai penulis ide cerita freelance (Skenario tetep ditulis oleh Romiza). Gw langsung exciting. Gw mau nyoba! Nulis skenario memang gw masih blank banget, jadi nggak ada salahnya gw mulai dari penulisan ide ceritanya dulu. Sapa tahu lambat laun gw bisa nulis skenario juga kan? Bergabung dalam proyek ini memang tidak membuat tulisan gw lolos begitu aja. Tetep ada tahapan yang harus dilalui agar tu...

Back To Laptop

Gambar
Udah saatnya mulai nulis lagi. keenakan liburan nih, keenakan baca buku, keenakan nonton film, keenakan jalan-jalan, jadi lupa buat nulis. hehehe ... gaya amat ya? Tapi bener, dari kemaren nyoba-nyoba nulis lagi, eh mentok lagi-mentok lagi. Nggak konsen sih. Contohnya, pas lagi nulis malah ngebayangin serunya buku yang lagi dibaca. jadinya, langsung nutup laptop, terus ambil buku, baca lagi sambil tiduran. Fyuuuuuuuh ... Kebetulan hari ini ada seorang rekan yang mengajak untuk menjajal bidang baru. sepertinya menarik. lagipula, gw belum pernah nyoba. ya wes, cobain aaaaaah ... sapa tahu cocok. hehehe

Iwok on Priangan

Gambar

Pulau Huntu : Behind The Scene

Gambar
Naskah Suster Nengok baru aja rampung (dengan dua kali revisi), dan gw baru aja narik nafas lega karena bisa mberesin dengan tuntas, ketika si mbak editor ngasih tugas lagi : “lanjut lagi ya, kali ini dengan judul Pulau Huntu.” Whuaaaaaa … lagi? Dan iwok adalah iwok, yang nggak mau peluang hilang begitu saja. hehehe … (dasar!) selama ada waktu, dan gw ngerasa mampu, sikaaaaaat … meski kemudian bingung sendiri. Lah, sekarang mau nulis apalagi? Judul memang sudah dikasih, tapi isinya tentang apa? Jujur aja, belum terbersit sedikit pun ide cerita yang harus ditulis. Blank! Akhirnya gw mulai nyoba dengan nyari karakter dulu. Sapa tahu kan setelah nemu tokohnya seperti apa, bayangan cerita juga bisa ketemu? Akhirnya pikiran gw langsung tertuju pada Akuy, Yonk, dan Dennis, tiga sobat gw jaman kuliah dulu. Seru juga kayaknya kalo menjadikan mereka bulan-bulanan cerita gw. Apalagi mereka punya karakter masing-masing yang totally beda. Sip, cerita pun mulai ditulis. Weits, apa m...

Cetak Ulang Lagi??

Gambar
Kemarin iseng SMS akang editor, mau nanya perkembangan sebuah naskah saya. Dua bulan yang lalu, si akang mengatakan kalo sebuah naskah novel anak yang saya tulis harus ditambah halamannya karena terlalu tipis. Revisi yang diminta pun hanya dalam 2 hari saja karena harus sudah masuk dalam proses penerbitan (editing dan ilustrasi). Langsung dituntaskan dalam 2 hari itu tanpa kesulitan berarti. Ide cerita naskah ini masih ada dalam benak, jadi saya masih bisa melanjutkan tanpa perlu mereview ulang dari awal. Kemarin sih niat SMS-nya mau nanya covernya udah jadi atau belum, soalnya saya selalu exciting kalo udah dapet cover. Bisa buat pamer maksudnya. Heuheuheu .. kelakuan nih! Ternyata jawaban si akang malah bikin kaget. Novel anak ini prosesnya ditunda, karena sementara ini lagi prioritas untuk cetak ulang beberapa buku best-seller; termasuk buku ’99 Kisah Menakjublkan dalam Al-Quran”! Whuaaaaaaaa …. Yang bueneeeeeer? Cetak ulang lagi? Alhamdulillah … berarti ini akan menjadi cet...