Postingan

Menampilkan postingan dengan label Promo

[Tips] Jualan ala Iwok

"Buku saya kok nggak pernah dipromosiin sama penerbit, sih?" "Kok yang dibikin banner gede, buku-buku itu aja sih?" "Kok yang dikasih jadwal talkshow penulis-penulis top aja, sih? "GImana buku saya bisa laku kalo promosinya nggak nyampe ke masyarakat?" (yang ini nggak pake SIH, soalnya nggak cocok) Dan masih banyak SIH-SIH lainnya. Tenang ... soalnya kalo penerbitnya denger, mereka akan ngomong : "Kok penulis ini cerewet amat, SIH?" hehehe Duluuu .. saya punya pikiran seperti itu. Kapan giliran buku saya di promoin? kapan buku saya ditalkshow-in (halah), dan kapan buku saya dijembrengin dalam banner yang gede-gede di toko buku. Lambat laun, toh saya mulai mengerti sendiri. Penerbit nggak nerbitin buku saya aja! Buanyaaak buku yang harus mereka tangani promosi dan pemasarannya. Dari bukunya penulis besar (namanya) sampai ke penulis-penulis baru. Mereka (penerbit) pasti punya strategi-strategi sendiri untuk mempromosikan setiap buku yang merek...

Siaran Pandangan Mata dari Palembang, Bogor, dan Bandung

Horeeeeee ... senengnya punya temen di seluruh penjuru nusantara. Ternyata ya, mereka baik-baik sama gue. Tanpa diminta, mereka rajin ngasih laporan dan ikut ngecek buku-buku gw yang ada di toko buku terdekat dengan lokasi mereka. Fathin melaporkan pandangan matanya dari Palembang : " Pemirsa, Ganteng is Dumb ternyata masuk rak best-seller di Gramedia Atmo. Terbukti banyak anak Palembang yang terbius oleh pesonanya Iwok Abqary (cetuk!). Sayangnya, hal ini tidak diikuti oleh buku Iwok yang lainnya. Gokil Dad berada pada posisi yang tidak menguntungkan. Dengan penuh nelangsa, saya menyaksikan Gokil Dad lagi duduk nyempil di pojokan. Tuh pojokan memang jarang banget disatronin pengunjung, jadinya agak-agak sepi gitu yang lewat daerah sana. Bisa diprediksikan, kalo Gokil Dad posisinya strategis, nih buku bisa masuk deretan best-seler juga (pedeeeee). Demikian laporan dari Palembang ." Terima kasih Saudara Fathin yang sudah melaporkan dari Biro Palembang (berasa lagi nonton beri...

[Terbit] Misteri Lemari Terkunci - Novel Anak

Gambar
Penerbit : Dar!Mizan Harga : Rp. 19.500,- Jumlah Halaman : 108 Sebuah toko emas mengalami pencurian! Perhiasan emas sekitar satu kilogram hilang dan mengakibatkan kerugian senilai ratusan juta rupiah bagi pemiliknya. Dhika dan Arif kembali terjun menyelidiki kasus ini. Berbagai petunjuk mereka temukan tanpa sengaja, dan menyeret mereka kembali dalam bahaya. Semua berawal saat Doni, sahabat mereka membeli sebuah lemari dengan laci yang terkunci! Ada apa di dalam lemari itu? Apakah ada hubungannya dengan kasus pencurian toko emas itu? Apakah Dhika dan Arif bisa menelusurinya sampai tuntas? Jangan lewatkan petualangan seru duo detektif cilik ini! Infonya bisa dilihat juga disini .

Promo TIKIL di website Gagasmedia

Gambar
Perjuangan Mempertahankan Sebuah Perusahaan Ditulis Oleh Newsroom Wednesday, 03 December 2008 Keberadaan Tikil a.k.a Titipan Kilat—sebuah perusahaan jasa pengiriman barang—di Tasikmalaya ibarat pepatah hidup segan, mati tak mau. Setelah sekian lama berada di pusat kota Tasikmalaya, perusahaan inipun mulai tipis harapannya untuk tetap bertahan di antara perusahaan jasa pengiriman lain yang baru muncul. Emang sih, perusahaan Tikil bukanlah perusahaan jasa pengiriman barang yang besar. Namun, empat orang karyawan—Lilis, Dasep, Mang Dirman, dan Kusmin—serta seorang pimpinan bernama Pak Saleh—yang selama ini berada di sana telah mampu menjalankan dan mempertahankan keberadaan Tikil hingga detik ini. Sayangnya, penurunan pendapatan yang sangat drastis membuat Pak Saleh mengajukan pensiun dini ke kantor pusat Tiki...

[Behind The Scene] TIKIL, Kami Antar Kami Nyasar

Gambar
Ide itu berkeliaran di mana saja. Di mana saja dan kapan saja, ternyata bisa aja nongolnya. Siapa ngira kalo buku ini pun idenya di dapat di sebuah bangsal sebuah rumah sakit? Bokap lagi di rawat di Rumah Sakit saat itu. Kebetulan baru selesai operasi katarak yang udah menebal di kedua matanya. Malam itu gw yang kegiliran jaga bareng si Uge , adik gw. Pas lagi duduk-duduk di luar kamar sambil curi-curi kesempatan ngerokok (ups), tercetuslah ide ini dari mulut si Uge . “ A, gimana kalo nulis buku komedi? Rame geura ,” kata si Uge. “ Hah, komedi? ” Gue melotot. Yang bener aja? Gw belum pernah nulis buku komedi sebelumnya. Fyi, ini adalah naskah komedi yang pertama kali gw tulis, meski terbitnya belakangan. “ Kebayang aja serunya ngomongin dunia jasa pengiriman barang dan persaingannya gitu, ” jawab si Uge lagi. Entah kenapa, ni anak banyak banget ide-idenya. Kadang kalo gw lagi mentok, sering banget minta saran dari dia. Mungkin gara-gara hobinya nonton film, jadi otaknya udah terkontam...

[Siap Terbit] TIKIL - Sebuah Komedi Cinta

Gambar
TIKIL; Kami Antar, Kami Nyasar Released on 17th November 2008 Penerbit : Gagasmedia Sebuah komedi cinta yang dibalut dalam hiruk-pikuk sebuah perusahaan jasa pengiriman. TIKIL adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang. Barang apa saja? Ya… apa saja yang mau dikirim. Kebo pun asal dibungkus rapi, bisa aja mereka kirim. Dengan catatan, perusahaan tidak bertanggungjawab apabila bungkusnya robek dan kebonya kabur. TIKIL cuma perusahaan kecil. Jauhlah kalo mau ngebandingin sama perusahaan pengiriman lainnya, seperti DHL, UPS, TNT, TIKI, JNE, WIBOWO, AGUS, JONI, dan lainnya. Apalagi di Kota Tasikmalaya ini, TIKIL hanya sebuah cabang kecil yang kantornya pun segede upil. Upil satu RT yang ditumpuk selama 10 tahun maksudnya. Jadi, jangan membayangkan kantor TIKIL adalah gedung megah dengan cat aneka warna. Kantor TIKIL justru nyempil di sebuah jalan utama, dan tergencet bangunan megah di kiri-kanannya. Bener-bener persis upil. Ada 5 tokoh yang menjadi peran utama ...

Bukan Pulau Hantu ....

Karena nggak menemukan buku gw di deretan rak yang ada, akhirnya diputuskan untuk nanya langsung ke customer service-nya. Di database pasti bisa kelihatan apakah buku gw masih ada di toko buku itu atau nggak. Gw : Siang Mas, bisa tolong di cek apakah ada buku Pulau Huntu, nggak? CS : Pulau Huntu? Pulau Hantu mungkin, Pak. ada di rak buku-buku horor. Gw : Bukan Pulau Hantu, tapi Pulau Huntu. CS : Pulau Huntu? Dengan pandangan bingung, si Mas CS mulai mengetikan judul yang gw maksud. Kemudian dengan mata berbinar dan bibir tertarik dia berkata; " Eh, ternyata bener Pulau Huntu. Ada kok, Pak ." Gw : Oh, sip kalo gitu. di rak mana? Si Mas langsung nunjuk setelah melihat sejenak database rak pajang buku tersebut. Gw : Ok. Terima kasih banyak. Gw bangkit dari duduk dan mulai berjalan ke arah rak yang dituju, sebelum kemudian gw mendengar CS itu bicara cekikikan dengan temannya. CS : Aneh ya, kok ada sih ya yang bikin buku dengan judul seperti itu? Siapa sih yang nulis? Gw balik lag...

[Terbit] Amazing Fabels

Gambar
Hiyaaaaaa ... entah mimpi apa semalem, hari ini kabar baik bertubi-tubi. Setelah dikejutkan oleh terbitnya Misteri Lemari Terkunci , eh ada kabar susulan kalo dongeng balita gw malahan sudah terbit duluan. Sudah siap edar, dan minggu ini sudah beredar serentak di toko-toko buku. hueeeeeeeeey ... Di Amazing Fabels ini gw nggak sendiri. ada juga ceritanya Beby , Ryu Tri , dan juga I chen . Ada 5 cerita yang digabung dalam satu buku. Gw nyumbang satu cerita di sini. Oh ya, buku ini bilingual lho --> dan gw sempet ngerepotin seseorang buat ngecek translate-an cerita gw. hahaha .. siapa ya yang udah direpotin? hehehe. Lima cerita ini adalah hasil pelatihan menulis cerita anak yang diadain di Blogfam . Waktu itu Pak Guru masih punya banyak waktu luang, jadi masih sempet buka kelas di forum. Sekarang udah sibuk ya Pak ? hehehe ... tapi beruntung banget nih kita masuk kelas itu. Soalnya lulusannya udah pada sibuk nulis sekarang. hehehe .. udah kayak kelas beneran aja. Ya wes, jualan lagi ...

[Segera Terbit] Misteri Lemari Terkunci

HIyaaaaaaa ... baru aja dikejutkan oleh si akang editor. Niatnya gw nanya jadwal terbitnya judul lain, eh yang dijawab malah novel ini yang akan terbit duluan. Hueeeey .. surprised. Kenapa surprised? Naskah ini sebenernya udah ngendap lama banget. Bahkan sudah selesai ditulis begitu novel anak sebelumnya Sandal Jepit Beda Warna terbit. Karena pengen banget punya buku serial kayak Lima Sekawan atau Trio Detektif , pas si Sandal itu terbit, gw buru-buru bikin cerita lainnya. Jadilah Misteri Lemari Terkunci yang akan segera terbit ini. Novel ini adalah novel anak-anak kedua yang diterbitkan Dar!Mizan . Sempat mengalami penambahan halaman cukup banyak beberapa bulan lalu, biar lebih seru! hehehe. Yang pernah baca Sandal Jepit Beda Warna (atau cerpen Misteri Gergaji Besi yang Patah ) pasti masih ingat Arif dan Dhika, kan? Duo sahabat ini akan kembali beraksi dalam petualangannya. Kali ini mereka harus membongkar kasus perampokan sebuah toko emas! wiiiii ... seru kan? Kabarnya, novel ana...

[Terbit] Ramuan Jomblo - Kumpulan Cerita Komedi Cinta Part-2

Gambar
Akhirnya buku Kumcer Komedi Cinta yang disusun hasil lomba yang diadakan oleh Blogfam dan Gradien Mediatama ini terbit juga. Sementara baru ditemukan di Gramedia Jakarta (menurut salah seorang saksi mata), soalnya pas gw ngecek ke Grame Tasik pun, bukunya belum masuk. Yah, mudah-mudahan segera beredar ke mana-mana dan menuai hasil yang memuaskan seperti Komcin part-1 dulu. Ayo, yang butuh bacaan seger, cari segera di toko buku terdekat. Ada 15 buah cerpen karya terpilih dari 15 penulis Blogfam. Selamat ngikik-ngikik ya.

My Next Book ; Muslim Romantis

Gambar
Akhirnya, setelah menunggu setahun lebih, buku keroyokan gue berikutnya bakalan segera terbit lagi. Buku ini adalah hasil seleksi yang diadakan oleh Mas Shodiq Mustika setahunan lalu. Tema yang diangkat adalah Muslim Romantis. Jujur, dulu kaget banget pas tahu naskah gue ini lolos tanpa revisi dan koreksi sedikitpun. Sebuah penghargaan yang sangat besar buat gue yang baru kali itu nulis dengan kalimat-kalimat berpuitis. Baru aja gue tahu dari MP uda Melvi , kalo Muslim Romantis ini dijadwalkan terbit pada bulan September. Horeeeee ... buku gue nambah lagi. Di buku ini, gue nulis essay berjudul 'Segurat Luka', sebuah kisah romantis 'aneh' yang ditunjukkan bokap buat almarhumah nyokap. Rasa kemarahan dan luka yang pernah gue rasakan (atas sikap bokap terhadap nyokap) sirna ketika gue tahu kisah yang sebenarnya yang terjadi dibalik semua sikapnya. Dan gue tulis di essay ini, dalam sudut pandang bokap. Tidak selamanya rasa sayang dan perhatian itu harus diperlihatkan secara...

Kisah 99 di Mustika FM bandung

Gambar
Kang Ramadhan, editor buku '99 Kisah Menakjubkan Dalam AlQuran' baru aja ngasih tahu kalo cerita-cerita di buku 99 gue bakalan on air di Mustika FM Bandung selama bulan ramadhan. Horeeeeeeeee ... asyik nih. Cerita-cerita itu nanti akan dibawakan bergantian setiap hari oleh Pak Andy Yudha, Kang Ramadhan, dan juga Mba Sari dari Mizan. So, buat yang tinggal di Bandung dan sekitarnya yang bisa nangkep siaran Mustika FM, jangan lupa ya buat stay tune di 107,5 FM setiap hari sepanjang bulan Ramadhan. Waktunya pukul 17.00 - 18.00 Wib. Yang nggak bisa nangkep sinyal, bisa coba juga audio streamingnya di http://www.mustikafm.com . Ayo-ayo, jadikan waktu menjelang berbuka menjadi waktu yang mengasyikan buat putra-putri anda dengan mendengarkan kisah-kisah teladan dalam AlQuran. Jangan lupa ya. Seru lho! Eh, jangan lupa, acara pembacaan kisah-kisah ini diselingi doorprize juga lho. menarik, kan?

Suster Nengok Cetakan ke-2

Gambar
Ada yang baru dalam tampilan Suster Nengok cetakan kedua, lho (ceritanya mau pamer gara-gara baru terima bukti cetak ulangnya. hehehe). Yang pertama a dalah sampulnya lebih asyik sekarang. Kalo y ang pertama kan, kavernya pake kertas glossy, jadi men gkilat-kilat gitu plus gambar si susternya ngga timbul. Nah sekarang kavernya pake kertas dof (gitu ya nulisnya? Hehe). Jadinya, hitamnya lebih elegan. Huhuuuuy .. eh, tambahan lagi gambar susternya ditimbulin (emboss ya? hehehe gaptek nih). Gile, si Suster makin keliatan kinclong dan genit banget. Kereeeen. Tambahan lainnya, di c etakan kedua ini ada beberapa komentar dari pembaca Suster Nengok. Asyeeeeeek ... serasa kayak di buku-bukunya Andrea Hirata yang penuh dengan pujian-pujian dari para pembacanya. heuheuheu .. Iwok nggak mau kalah nih. Thanks buat A veline Agrippina , Rinurbad , Benny Oktaviano , Henny Novianti, Muhammad Husen, Iwan Erdamah, M. Devi Kusmawantri, M. Raliansyah Noezwar, Ferry Herlambang , d an Dedew dodol (hehehe)...

99 Kisah Menakjubkan Alquran - di Pesta Buku Jakarta

Gambar
Seru juga ya pas ke book fair, terus ngeliatin kalo buku kita ada di sana. Yang lebih seru, kalo ternyata buku kita kelihatan banyak dibeli orang. Itu yang gw lakukan kemarin. Sambil menunggu acara dimulai, gw jalan muter-muter. Salah satunya nongkrong di stand Mizan yang penuh dengan asesoris Dinosaurus (Mizan kan punya beberapa stand yang terpisah-pisah). Pas awal datang, gw lihat buku ’99 Kisah Menakjubkan Dalam Al-Quran’ ada beberapa eksemplar lagi. Tapi pas gw datang lagi, ternyata sudah menipis dengan cepat. Asyik nih. Sambil nongkrong gitu, gw lihat banyak pengunjung stand yang melihat-lihat buku ‘99’. Beberapa malah langsung mengepitnya sebagai buku yang akan dibeli. Gw udah seneng aja ngelihatnya. Kamera pun dikeluarkan. Dari jarak yang agak jauh dan ngumpet-ngumpet, gw bidik ke arah target. Ceklik! Seorang mba-mba tertangkap basah sedang membuka-buka buku gw. “Mas, ini harganya berapa?” tanyanya. “Seratus tiga puluh lima ribu,” jawab si Mas petugas Stand. “Diskon kan? Jadi be...

Dari Jakarta Book Fair 2008

Gambar
Akhirnya, kesampean juga gw naek busway! Hahaha .. setelah beberapa kali ke Jakarta melewatkan kesempatan itu, kali ini gw ber-busway ria kemana-mana. Puas! Masalahnya, gw jalan sendiri kali ini. Rute berangkat di kasih tahu Ippen (thanks, Pen. Sori diganggu lagi dengan nanya-nanya masalah rute Jakarta. Hehehe). Ippen ngasih tahu kalo baiknya naik Baraya travel dari Bandung, biar bisa turun di Sarinah, terus naik busway ke Gelora Bung Karno yang udah deket banget. Gw ikutin, dan ternyata bener, gampang banget nyampe ke lokasi Istora tujuan. Pulangnya, gw dibantu Ichen, Benny dan juga Koko (yang ngakunya raja busway, karena tahu persis semua rute di luar kepala. hahaha) nunjukkin cara gw dapetin bus buat balik ke Tasik. Nah, baliknya ini yang bener-bener PUAS. Gimana enggak, dua jam gw terlunta-lunta dalam busway. Hahaha … dari Gelora Bung Karno sampe ke UKI ternyata jauuuuuuuuh .. sampe harus transit dua kali di Harmoni dan Senen dan berjejal-jejal ngantri bus datang. Nah, puas lo wok ...

Syafrina Siregar Diculik?

Gambar
Selesai launching novel terbarunya, tiba-tiba Syafrina dikabarkan menghilang. Dia tidak ada di hotel yang sudah disediakan panitia untuknya. Handphone-nya tidak pernah lagi bisa dihubungi. Keluarganya yang ada di Batam pun tidak mengetahui kemana Syafrina menghilang, karena sejak peluncuran novel terbarunya itu, dia belum kembali ke rumahnya. Kemanakah dia? Apakah semua ini ada kaitannya dengan Dewinta Maharani, penulis yang merasa mulai tersaingi popularitasnya oleh Syafrina? Dewinta terlihat begitu membenci Syafrina yang namanya mulai dikenal sebagai novelis berbakat. Jangan-jangan, Syafrina diculik oleh Dewinta? Waaaaaaah … apakah memang begitu? Bayu, Didit dan Lisa, yang menyaksikan acara peluncuran novel Syafrina dan Dewinta, merasa ada sesuatu yang aneh. Menghilangnya Syafrina terlihat misterius dan ganjil. Pasti ada sesuatu yang mengakibatkan Syafrina tiba-tiba menghilang. Apalagi mereka sempat melihat Syafrina dan seorang perempuan muda berjalan meninggalkan arena launching buk...

Ke Depok (part-2)

Gambar
Jam 7 pagi, Mas Apud dari bagian promosi dan Rani sudah datang menjemput. Horeeeee .. ke Depok. Pertama kalinya ke Depok nih, jadi nggak sabar pengen nginjekin kaki disana. Kayak apa ya? Setelah diombang-ambil sama pak Yus yang bawain mobil dengan kecepatan tinggi (glek .. pegangan terus nih), jam 10 teng kita nyampe di Gramedia Depok yang ternyata sebelahan sama Margo City . Ketemu sama Mas Fidi, Mas Bambang, dan Mas … (sapa ya? Lupa) dari Sygma Jakarta. Whuaaah … kaget banget pas dikasih tahu kalau dalam bulan Maret kemarin Suster Nengok sudah terjual di atas 700 eksemplar dan persediaan di gudang Jakarta sekarang KOSONG! Horeeeee … Alhamdulillah. Seneng banget nih dengernya. Cetak ulang dooooong? Hehehe … Ternyata Mas Apud pun cerita kalau di Gramedia-gramedia Bandung pun Suster Nengok pada kosong (pantesan temen gw nyari di Gramedia BSM nggak nemu). Asyik-asyik-asyik. Sambil nunggu pihak Gramedia cek-ricek persiapan, gw sempet muter-muter dulu. Hiyaaa … di basement ada SALE ...

Ke Depok (part-1)

Ternyata dari Tasik jauh juga ya. Untuk kepentingan acara tersebut, gw sudah berangkat dari Tasik hari Sabtu siang. Niatnya mau numpang bobo di salah seorang karib jaman kuliah dulu, biar bisa menuju kantor Sygma besok subuhnya. Eh, ternyata Sygma malah berniat jemput gw besok paginya. Aseeeek … jadi tinggal tunggu di pinggir jalan, trus berangkat deh ke Depok. Sabtu malam itu gw nginep di rumah Yonk, salah satu tokoh utama PULAU HUNTU. Hujan deras mengguyur gw pas turun di depan UIN (IAIN) Sunan Gunung Jati – Ujung Berung. Brrrr … basah kuyup nih. Malemnya Dennis, tokoh lainnya ikut datang dan meramaikan acara kumpul bareng. Akuy, si tokoh jagoan di Pulau Huntu sayangnya berhalangan hadir, karena ada sodara-sodaranya datang nengokin baby-nya yang baru mbrojol. Tapi kita sempet telpon-telponan melepas rindu dan kangen. Hehehe … utamanya tentang rasa antusiasme dia untuk segera baca perjalanan heroik dia di novel gw terbaru. Dia udah seneng aja pas gw bilangin dia jadi tokoh supe...

Iwok on Priangan

Gambar

Pertemuan penulis dan penerbit Sygma (Examedia)

Gambar
Setelah dua hari sebelumnya (kamis dan Jumat) berkutat dalam training per koperasian di Hotel Naripan Bandung , akhirnya hari Sabtu bisa bersuka ria ketemuan dengan orang-orang di belakang proses penerbitan Suster Nengok. Sesuai undangan, hari itu memang ada semacam pertemuan Penerbit Sygma dengan beberapa orang penulis di cafĂ© D’Tuik. Dari hotel gw langsung meluncur ke kantor Sygma. Setelah celingukan sebentar, ada Teh Lilis, Sekred Sygma, yang datang dan ngajak ke dalam. Maklum baru pertama kali ketemu, jadi masih kikak-kikuk gitu. Eh, di dalem ada yang negor : “Pasti kang Iwok!” dan gw langsung menjawab : “dan ini pasti Rani !” Hureeeeeey .. akhirnya ketemuan sama Bidan yang membantu proses pengeluaran Suster Nengok ini. Langsung deh hahah-hihih. Hihihi Berikutnya ada Gopal, pawangnya Hantu Tusuk Sate, ada Emsu yang beberapa kali nulis buku di MQ, ada Pak Hervino, dan juga beberapa mba-mba yang entah siapa. Hehehe … nggak kenalan sih. Nggak lama, kita semua bergerak ke lokasi. ...