Postingan

Menampilkan postingan dengan label Flash Fiction

[Flash Fiction] Anak

Gambar
Wanita itu mengetatkan pegangan tangannya di lenganku, ketika kami sama-sama melangkah masuk ke Mall megah itu. Beberapa pasang mata mulai melirik dalam diam. “Apakah dandananku tidak sesuai dengan wanita yang berjalan di sampingku ini?” pikirku dalam hati, sambil melirik tshirt dan jeans yang kupakai. “Ataukah aku terlihat jauh lebih muda dibanding Yunita yang berjalan anggun di sebelahku?” Persetan dengan mereka! dengusku mencoba tak perduli. Seorang bocah berlari tertatih melintas di depan kami. Di belakangnya seorang perempuan muda mengikutinya dengan perasaan khawatir bocah itu terjatuh. Pasti ibunya. “Lihat bocah kecil itu,” Yunita mencolek pinggangku, “lucu sekali ya?” Aku mengangguk dengan pandangan kembali ke depan.  “Kapan kamu akan memberikan aku seorang bayi mungil seperti itu? Sepertinya akan sangat menyenangkan memilikinya keluar dari rahimku,” tanyanya perlahan. Aku mulai mengeluh. Topik itu selalu muncul kembali setiap kali Yunita melihat anak-anak k...

[Flash Fiction Anak] Tak! Tuk! Tak! Tuk!

Gambar
“Psst ... Diam!” desis Bobi. Tangannya menempel di bibir. Dia melirik ke arah Dian, adiknya, yang gemetar ketakutan. Keduanya meringkuk di sudut kamar. Sebuah lemari pakaian menghalangi badan mereka. Tak! Tuk! Tak! Tuk! Suara langkah kaki itu terdengar semakin dekat. Dian semakin mengkerut. Badannya menggigil. Bobi merangkulnya lebih rapat. Dengan cepat dia merapatkan kembali kain sarung, agar menutupi badan mereka berdua dengan sempurna. Tak! Tuk! Tak! Tuk! Langkah itu semakin mendekat. Bobi dan Dian menahan nafas dengan cemas. Langkah itu berhenti di dekat mereka. Sinar lampu kamar menyebarkan bayangan sosok itu, tepat ke arah mereka berdua. Dari balik sarung yang menyelimuti, Bobi dan Dian melihat jelas bayangan itu. Nafas mereka seolah terhenti. “KENA!!” “AAAAAA ...” Bobi dan Dian terloncat. “Ayah, kok tahu sih kita sembunyi di sini?”[] image taken from : sidewalklyrics.com