Selasa, Januari 31, 2012

Pengumuman Antologi Komedi Cinta 3 - Blogfam & Gradien Mediatama

Proyek Antologi Komedi Cinta ke-3
Kerjasama Blogfam dot com dengan Gradien Mediatama

Masih ingat dengan buku komedi cinta berjudul Makan Tuh Cinta! dan Ramuan Jomblo? Ternyata, buku yang merupakan proyek kerjasama Blogfam dengan Gradien Mediatama itu laris manis di pasaran, terbukti sudah mengalami beberapa kali cetak ulang.

Di tahun 2012 ini, Blogfam kembali bekerjasama dengan Gradien Mediatama untuk menggelar proyek antologi komedi cinta ke-3, dengan syarat sebagai berikut :


Syarat naskah/Cerpen :

• Tema Cerita : Cinta Bikin Galau
• Kisah yang ditulis bisa berupa kisah patah hati, ditolak, diputusin, dll. Pokoknya yang bikin galau deh, tapi tetap harus diutarakan dengan gaya komedi dan bisa membuat pembacanya ngakak-ngikik-ngukuk.
• Cerita tidak mengandung SARA serta unsur pornografi.
• Panjang cerita : maksimal 8 halaman A4, 1,5 spasi, Times New Roman, 12 pt.
• Cerita belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku, dimuat media cetak, atau media online (kecuali blog pribadi).
• Tuliskan profil singkat dalam bentuk naratif di akhir cerita, kurang lebih 8 kalimat saja.
• Tuliskan biodata pribadi di lembar akhir naskah : Nama Lengkap, Nama Pena (kalau ada), Alamat lengkap, nomor telepon yang bisa dihubungi, dan nomor rekening untuk pengiriman honorarium apabila naskah lolos diterbitkan.


Syarat Peserta :

• Proyek antologi ini terbuka bagi seluruh anggota Blogfam (termasuk moderator dan admin). Untuk yang belum menjadi anggota blogfam bisa mendaftarkan diri di http://forum.blogfam.com
• Naskah dikirim sebagai attachment (bukan dalam bodi email) melalui email ke blogfam@gmail.com dengan mencantumkan judul : [Komcin3] judul naskah.
• Peserta mengkonfirmasi pengiriman naskah di forum Blogfam – http://forum.blogfam.com/index.php/topic,13466.msg206755.html – dengan menyebutkan nama lengkap dan judul naskah. Yang tidak mengkonfirmasi naskahnya di tread ini dianggap tidak mengikuti seleksi naskah.
• Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan SATU naskah terbaiknya saja.
• Naskah sudah diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 28 Pebruari 2012, pukul 23.59 Wib.
• Pengumuman naskah yang lolos akan diumumkan selambat-lambatnya tanggal 15 Maret 2012.


Penyeleksian

Blogfam dan Gradien akan bersama-sama menyaring 12 (dua belas) naskah terpilih untuk diterbitkan dalam buku Antologi Komedi Cinta ke-3. Dari 12 naskah terpilih akan dipilih 3 (tiga) naskah utama dan 9 (sembilan) naskah unggulan.

Tim penyeleksi naskah terdiri dari :
1. Ang Tek Khun (Gradien Mediatama)
2. Iwok Abqary (Blogfam)
3. Amril T. Gobel (Blogfam)
4. Indah Juli Sibarani (Blogfam)


Hadiah/Honorarium

Untuk lebih meningkatkan semangat kompetisi dalam menuliskan cerita-cerita terbaiknya, kami akan menetapkan imbalan sebagai berikut :

3 Cerita Utama – masing-masing sebesar Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah)
9 Cerita unggulan – masing-masing sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah)

Seluruh penulis yang lolos ke dalam proyek antologi komedi cinta ini berhak pula atas 1 (satu) eks bukti cetak apabila buku sudah selesai diproduksi.


Lain-lain

• Panitia tidak menerima alasan keterbatasan/gangguan akses internet pada saat pengiriman naskah sehingga mengakibatkan keterlambatan. Usahakan mengirimkan naskah jauh sebelum mendekati deadline dan melakukan konfirmasi di tread pendaftaran naskah di forum blogfam.
• Panitia berhak mendiskualifikasi peserta apabila tidak mengikuti segala ketentuan yang sudah ditetapkan.
• Apabila dari seluruh naskah yang masuk tidak diperoleh 12 naskah yang sesuai dengan kualifikasi penerbitan, maka panitia berhak untuk membuka seleksi tambahan untuk melengkapi kekurangan naskah.
• Segala keputusan yang berkaitan dengan proyek antologi ini adalah mutlak dan tidak diadakan surat menyurat.

Sabtu, Januari 14, 2012

[Pelatihan Menulis Novel Komedi] Pertemuan Pertama!

Seru! Saya merasakan antusiasme luar biasa dari para peserta. Meski ada beberapa siswa yang mbolos dan seorang siswa yang nekad ikut belajar padahal lagi ikut tahlilan di rumah tetangga (ya ampun! Sempet-sempetnya coba), suasananya tak kalah rusuh. Yang mbolos pasti nyesel deh karena di luar jadwal kelas trainer tidak akan menjawab pertanyaannya langsung. Ntar aja kalau sempet. hehehehe.

O ya, ini adalah pertemuan pertama Pelatihan Menulis Novel Komedi yang dilaksanakan secara online. Pesertanya ada 10 orang yang terjaring lewat seleksi dari 47 orang yang mendaftar. Sempat ada yang mengeluh, kenapa saya tidak terpilih? Apakah contoh cerita yang dikirimkan kurang lucu? Ya, beberapa peserta memang belum dapat memenuhi kriteria yang kami inginkan. Ada karya peserta yang memang unsur komedinya belum dapat, tapi banyak juga yang justru jauh di atas ekspektasi kami. Karya mereka bagus-bagus! Setelah cek dan ricek, ternyata mereka memang sudah terbiasa menulis dengan karya yang sudah banyak diterbitkan media masa. Untuk peserta dengan kemampuan seperti itu, kami terpaksa menyisihkannya karena pelatihan ini benar-benar ditujukan untuk para pemula. Kami ingin membantu teman-teman yang baru merintis dalam bidang penulisan, memiliki minat dalam penulisan cerita komedi, memiliki bakat lucu, dan belum menemukan trainer yang bisa membimbing bakatnya. Mohon maklum ya. :)

Kelas berlangsung selama 2 jam, mulai pukul delapan sampai pukul sepuluh malam. Materi pertama berupa pengenalan singkat cerita komedi dan tentang deskripsi dengan napas yang 'beda'. Kayaknya peserta sudah siap-siap pertanyaan jauh-jauh hari nih, soalnya begitu materi diposting, eh pertanyaan langsung mrudul. Busyet dah, belum juga narik napas. Pertanyaan satu aja belum dijawab, eh sudah disusul pertanyaan-pertanyaan berikut. Saya sempat kelabakan buat jawab satu per satu. Untung Beby Haryanti Dewi dan Rezki Dayan, rekan trainer dalam pelatihan ini siap di tempat grak. Mereka langsung ikut turun tangan sehingga semua pertanyaan bisa terjawab dengan.... ngos-ngosan. hehehe.

Untungnya nih, kerusuhan dan kehebohan sehari sebelumnya saat sesi perkenalan tidak terulang lagi. Mungkin karena Cek Gu Beby sudah mengacungkan pecutnya sambil teriak-teriak; "Serius! No alay! No typo! No spam!" Peserta mungkin terlihat bernafsu, tapi dalam konteks yang sangat positif dan bersemangat. Asyik! Saya sendiri menaruh harapan besar terhadap seluruh peserta. Mudah-mudahan kami tidak salah menilai, karena kami lihat mereka memiliki bekal yang cukup untuk menjajagi genre komedi ini. Kalau mereka serius dan mau terus berlatih, bukan tidak mungkin mereka bisa unjuk gigi dalam penulisan cerita komedi. Who knows?

Dua jam nggak kerasa ya kalau rame? Tahu-tahu udah jam 10 aja. Wew, saatnya ngasih tugas dan latihan. Berhubung materinya tentang deskripsi, tugasnya pun pasti tentang itulah. Kali ini mereka harus menyusun sebuah deskripsi dengan lokasi di kamar mandi! Wihihihi.... ceritanya bebas, tokohnya bebas, yang penting  di kamar mandi! Nah loh. Sebagai cerita komedi, penulis harus bisa dong membuat kelucuan di seting lokasi mana pun. Termasuk kamar mandi. Dan, apakah yang akan ditulis para peserta nantinya? Hmmm... jadi nggak sabar pengen baca cerita mereka. Ada apa di kamar mandi? Eng-ing-eeeng.

Semoga pertemuan pertama ini bisa semakin membuat mereka bergairah dan bukan sebaliknya melunturkan semangat mereka. Semoga puas juga ding dengan materi dan jawaban yang sudah kami bertiga berikan selama sesi pelatihan pertama kemarin berlangsung.

Selasa, Januari 10, 2012

[Pengumuman] Peserta Pelatihan Novel Komedi Gratis

PRIIIITTTT! Stop semua kegiatan! Yang lagi nyuci, yang lagi ngepel aspal, yang lagi manikur jidat ... brenti dolooo! Ini ada pengumuman lucu, taooo! Tok tok tok tok .... dalang beraksi ... Kalian-kalian yang udah ngirim cerpen lucu ... mengakulah ... mengakulah ...! Siapa yang namanya disebutin di bawah ini, harap ngacung, bawa alat tulis dan masuk kelas Pelatihan Novel Komedi Online Gratis bersama trainer-trainer imut nan menggemaskan : Iwok Abqary, Beby Haryanti Dewi, dan Rezki Dayan ....

1. Eri Iyas
2. Mumutia Chan
3. Astri Hapsari
4. Puspitasari Kurniawati
5. Raldina Asdyanti
6. Nurul Fajri
7. Ulfa Handayani
8. Ferhat
9. Vita Sophia Dini
10. Sulaimann Harrie
 

Selamat masuk kelas untuk yang terpilih. Yang belum terpilih, tunggu di depan pintu kelas aja ya, siapa tahu bisa nguping. Hehehe.... 

Betewe, terima kasih banyak atas semua atensinya. Mohon maaf kalau tidak semua bisa digiring ke kelas, karena tempat duduknya terbatas. Heh, bawa kursi sendiri? Nggg....

Senin, Januari 09, 2012

Lowongan Naskah di Gradien Mediatama

Buat yang suka nulis cerita roman remaja, yang cinta-cintaan gitu lah, ada peluang baru nih untuk menjajal kemampuan tulisanmu. Kalau sebelumnya kamu hanya mengenal penerbit GPU (Gramedia Pustaka Utama), Gagasmedia, Sheila, atau Elexmedia Komputindo yang menerima naskah teenlit roman, sekarang ada satu lagi yang siap menampung naskah kamu.

Yup, Gradien Mediatama sekarang tidak lagi mengkhususkan diri menerbitkan buku/novel gokil remaja, tetapi 2012 ini mulai merambah ke teen romance. So, kalau kamu memang suka menulis novel roman remaja, kenapa nggak coba kirim juga ke Gradien? Setidaknya pilihan kamu sekarang semakin banyak, kan? Nambah satu lagi deh sasaran penerbit untuk naskah novel kamu. Oya, yang lebih asyik, kirim naskah ke gradien bisa via email, lho! wiiiiw.... nggak perlu ribet-ribet ngeprint, kan?

Ini saya copas info dari status Facebook-nya Gradien Mediatama :
DICARI: TEEN ROMANCE

Gradien Mediatama mencari naskah Teenlit genre Romance. Panjang naskah 80-150 hlm Word default. Kirimkan beserta sinopsis dan bio pengarang by email ke gradienmediatama(at)gmail(dot)com
Ayo, kirimkan naskah kamu sekarang!

Minggu, Januari 08, 2012

[Resensi] Fight, Love, Hope - 15 Kisah Penderita Kanker




Minggu, 08 Januari 2012 pukul 09:40:00

Para Survivor Kanker

Oleh : Susie Evidia Y

Tidak selamanya kanker berakhir dengan kematian.


"Allah tidak menurunkan suatu penyakit, tanpa menurunkan obatnya." (HR Abu Hurairah). Hadis Rasulullah ini sebagai penyemangat bagi mereka yang sakit agar jangan berhenti untuk berjuang. Seseorang yang meyakini dirinya akan sembuh biasanya stamina tubuhnya meningkat. Sebaliknya, stamina semakin drop jika hanya meratapi penyakit tanpa ada perjuangan untuk sembuh. Oleh karena itu, berdoa, berjuang, tetap semangat, niscaya segala penyakit bisa terusir dari tubuh.

Bagaimana dengan penyakit kanker? Mendengar namanya saja membuat bulu kuduk berdiri. Karena, penyakit ini begitu dekat dengan kematian. Penelitian World Health Organization (WHO) menunjukkan, kanker menduduki urutan kedua sebagai penyakit mematikan setelah jantung. Diperkirakan, ada sekitar 12 juta penderita kanker di seluruh dunia, sedangkan kematian akibat kanker mencapai tujuh juta. Setiap tahun meningkat satu persen kasus dan kematian akibat penyakit kanker.

Dari sekian banyak penderita kanker, tidak selamanya berakhir dengan kematian. Tidak sedikit, mereka yang berjuang pada akhirnya lolos dari maut akibat kanker. Bahkan, mereka bisa kembali menjalankan aktivitas dan hidup bahagia seperti sediakala. Buku ini mengungkap kisah nyata 15 pejuang yang berhasil melawan penyakit kanker. Pengalaman mereka ini membuat mirip, terharu, dan akhirnya plong ketika mereka bisa kembali lagi tersenyum.

Buku yang ditulis keroyokan ini masing-masing menampilkan sosok penderita kanker yang berbeda dengan jenis penyakit kanker yang berbeda pula. Buku ini sangat berharga karena dari pengalaman mereka, pembaca bisa memetik hikmah serta lebih waspada sehingga terhindar dari penyakit kanker yang kini semakin bervariasi jenisnya.

Buku lebih dari 250 halaman ini diawali kisah Trusty Sundoro yang didiagnosis menderita limfoma non-hodgkin atau kanker kelenjar getah bening. Siapa yang mengira benjolan kecil yang muncul di rahang kanannya sebagai sinyal penyakit kanker. Dan siapa pun bakal shock, termasuk perempuan kelahiran tahun 1944 ini begitu dokter memvonis penyakit tersebut sebagai tumor ganas. Kanker stadium dua. Pengobatannya tidak murah, membutuhkan biaya sekitar Rp 22 juta setiap terapi. Bukan hanya biaya yang mahal, melainkan juga efek dari terapi tersebut membuat penderita kanker semakin tidak berdaya.

Trusty yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris nyaris menyerah ketika satu per satu efek kemoterapi menghampirinya. Pasrah dan menyerahkan sepenuhnya pada kekuasaan Allah yang membuat semangat itu kembali muncul. Doa yang tidak pernah putus pula akhirnya mengantarkan ibu empat anak ini hanya mengikuti delapan dari seharusnya 18 kali terapi. 

Berikutnya, pengalaman Ny Naskah Alimah (65 tahun) yang tengah menikmati masa pensiun bersama suaminya di Tasikmalaya. Bagaimana tidak shock, benjolan di selangkangan yang dikira anyang-anyangan ternyata positif kanker serviks. Tidak dinyana, kanker leher rahim ini sudah masuk ke stadium tiga. Sang anak berupaya menyembunyikan penyakit mematikan ini dari ibunya. Dia hanya mengajak ibunya ke dokter di Bandung dengan alasan peralatan di sana lebih lengkap.

Kanker serviks termasuk urutan terdepan yang mengancam nyawa kaum hawa. Pengobatannya tidak cukup dengan pengangkatan rahim, tetapi harus dilanjutkan dengan terapi tambahan, yaitu kemoterapi atau radiasi. Langkah tersebut pun belum menjamin 100 persen penderita bisa sembuh total.

Tiada yang pernah tahu rahasia Allah. Tubuh Ny Naskah semakin ringkih. Tapi, semangat, shalat yang tidak pernah putus, serta dukungan keluarga besar yang membuatnya terus bertahan. Anaknya memberikan gelar ibunya sebagai 'Perempuan Terhebat Kami'.

Masih ada 13 kisah para penderita kanker lainnya yang bisa disimak di buku ini. Tidak hanya penderita kanker dari kalangan dewasa, ada juga usia belia seperti dialami Natarini Setianingsih yang divonis kanker darah-leukimia-di usia 12 tahun. Sulit dibayangkan bagaimana perasaan gadis cilik ini begitu mendapat vonis menderita penyakit mematikan.

Miris juga pengalaman Yanthi Sulistiono yang divonis menderita kanker payudara stadium empat. Mulanya penyakit ganas ini menggerogoti payudara bagian kanan, lalu merambat ke bagian yang kiri. Padahal, kedua payudaranya menjadi sumber ASI untuk ketiga anaknya serta disumbangkan untuk bayi-bayi lainnya. Namun, Yanthi tabah, sabar, dan kekuatan cinta yang membuatnya terus bertahan. Selain menjalani pengobatan medis, Yanthi yang beberapa kali koma kini rajin minum jus daun sirsak yang disinyalir memberikan efek antitumor atau antikanker.

Demi kesehatan dan menambah pengetahuan tentang penyakit kanker, tidak ada salahnya jika buku ini menjadi bagian yang patut dikoleksi oleh siapa pun. Karena, isi buku ini selain pengalaman dilengkapi pula penjelasan secara medis dokter ahli tentang klasifikasi kanker, penyebab, cara menghindari, hingga pengobatannya. Ditambah dengan tips berharga dari setiap tulisan yang dijamin bermanfaat bagi pembaca. Di antaranya, tips menghadapi kanker, hidup bersama kanker, pengobatan tradisional, pendamping penderita kanker, dan lainnya. ed : subroto


Judul Buku : Fight Love Hope
Penulis  : Nunik Utami, dkk
Penerbit   : Salsabila
Cetakan.  : November 2011
Tebal    : 264 halaman

Source : http://koran.republika.co.id/koran/110/151695/Para_I_Survivor_I_Kanker

Senin, Januari 02, 2012

Pelatihan Menulis Novel Komedi Online!

Ngerasa lucu? Pengin lucu-lucuan di buku? Belajar dulu pada penulis-penulis buku komedi best seller ini!

Pelatihan Menulis Novel Komedi Online Gratis 1 Bulan!

Kalau selama ini kamu mengenal nama Hilman ‘Lupus’ Hariwidjaja, Boim Lebon, Raditya Dhika, Adhitya Mulya, Oben Cedrik, Poconggg, atau Iwok Abqary dan Beby Haryanti Dewi (hihihi) yang bergelut dalam dunia novel komedi, kenapa tidak sekarang giliran kamu?

Menulis cerita komedi itu bisa dipelajari kok. Setiap orang pasti memiliki sense of humor masing-masing, seorang introvert sekali pun. So, kenapa tidak memulai untuk menulis novel komedi kamu yang pertama?

Tertarik menulis cerita komedi? Yuk gabung di Kelas Penulisan Novel Komedi yang digagas oleh kolaborasi antara :
~ Kelas Kreatif – Beby Haryanti Dewi
~ Corner Class – Iwok Abqary
~ Kelas Gagas - Rezki Dayan

Di sini kamu semua akan diarahkan untuk menjadi seorang penulis cerita komedi. Cihuy banget kan? Tersedia 10 kursi GRATIS untuk kamu yang berminat. Untuk terpilih menjadi salah satu peserta gampang banget caranya.

  1. Buat sebuah cerita komedi sepanjang 1-2 halaman A4 dengan renggang 1,5 spasi.
  2. Cerita yang disusun boleh tamat ataupun masih menggantung. Kami hanya ingin mengetahui gaya penulisan kamu saja, kok.
  3. Tuliskan biodata kamu, seperti nama lengkap, ID facebook, akun twitter, nomor Handphone, dan tentu saja email kamu yang masih aktif.
  4. Kirim cerita dan biodata kamu ke novelkomedi@gmail.com selambat-lambatnya tanggal 8 Januari 2012.
  5. 10 orang calon peserta yang terpilih akan diumumkan tanggal 10 Januari 2012.
  6. Oya, peserta diprioritaskan untuk yang belum pernah menerbitkan novel komedi atau buku antologi bergenre komedi.

Siap menjadi penulis novel komedi selanjutnya? Ayo gabung!

Image taken from www.emptynest1.com

Minggu, Januari 01, 2012

I'm a Writer Trainer

Wohoho... selama ini saya paling sungkan dan ragu kalau diminta ngajarin nulis. Bukan apa-apa, saya selalu merasa ilmu kepenulisan saya tidaklah cukup. Selama ini saya menulis hanya berbekal belajar otodidak saja, mangkanya nggak pernah tahu tentang teori-teori menulis tuh seperti apa. Kalau sekarang harus ngajarin, apa iya harus hantam kromo juga? Gimana kalau nanti pesertanya nanya-nanya tentang sesuatu yang berbau teoritis? Gimana kalau nanya ini, nanya itu? huwaaa.... bikin saya makin keder aja.

Beberapa kali memang saya menerima tawaran menjadi tutor dalam workshop penulisan, tapi waktu itu hanya sebatas  motivator saja dan bukan pelatihan nulis yang bener-bener belajar menulis. Untuk belajar menulis tentunya butuh waktu yang tidak sekadar workshop 2-4 jam saja. Butuh waktu jauh lebih lama dari itu. Karena itu, kalau sekadar untuk berbagi pengalaman menulis saya selama ini, saya masih bersedia. Itu pun kadang saya pilih-pilih dulu  eventnya.

Tapi ternyata, menjadi trainer di bidang penulisan itu memiliki peluang yang cukup besar saat ini. Banyak sekali calon-calon penulis yang mulai tertarik untuk menekuni dunia penulisan, dan butuh 'bantuan' untuk mengarahkan bakat dan kemampuan mereka. Untuk itulah posisi trainer banyak diburu dan dibutuhkan orang sehingga menjadi profesi yang sangat menjanjikan.

Berbekal hal tersebut, dan karena ingin memiliki rasa percaya diri yang lebih meningkat, pada tanggal 25 Desember 2011 lalu saya mengikuti workshop 'Writer for Trainer 2011' yang di adakan di Bekasi Cyber Park. Cukup jauh memang, dan sempat ketar-ketir sendiri karena ini adalah pertama kalinya saya ke Bekasi. Tapi apapun selalu membutuhkan perjuangan, kan? Apalagi sekarang untuk sebuah ilmu dan wawasan baru yang dikucurkan oleh Penulis dan Trainer Penulisan yang sudah berpengalaman; Benny Rhamdani.

Bersama 17 orang peserta lainnya, sepanjang hari itu saya meraup banyak sekali ilmu baru sekaligus berlatih keras agar bisa menjadi seorang Trainer Penulisan handal. Target pun mulai disusun dan dicanangkan, 2012  kami harus sudah siap meluncur sebagai seorang trainer. Berbagai program pelatihan sedang digodok oleh alumni-alumni Writer for Trainers ini. Ada yang tertarik ikut program yang akan saya selenggarakan? Tungguin info selanjutnya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More