Senin, Maret 13, 2017

Menanam Wheatgrass/Rumput Gandum Sendiri

Banyak cara yang dilakukan untuk sehat. Selain berolahraga teratur, menjaga pola makan sehat adalah salah satu rahasia utama kebugaran tubuh. Tidak bisa disangkal lagi kalau makanan yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh. Gizi yang tidak seimbang hanya akan membuat kondisi tubuh rentan saat menghadapi serbuan bakteri dan penyakit.


Jadi, apa yang harus kita lakukan? Tentu saja dengan memfilter asupan makanan yang kita konsumsi. Kalau perlu, ditunjang dengan asupan lain yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi juice wheatgrass secara teratur. Wheatgrass dikenal sebagai salah satu superfood yang mengandung gizi dan nutrisi tinggi. Tak heran kalau label superfood pun disematkan karena manfaatnya memang besar sekali bagi tubuh. Apa saja manfaat Wheatgrass bagi tubuh? Bisa dibaca di website rumputgandum.com ini biar lebih jelas dan detil.

Coba lihat perbandingan nutrisi wheatgrass dengan bayam, brokoli, telur, dan daging ayam. (sumber : rumputgandum.blogspot.com)

Yang ingin saya tulis justru bagaimana cara menanam wheatgrass atau rumput gandum itu sendiri. Dan ternyata, untuk mendapatkan khasiat wheatgrass kita tidak perlu dipusingkan dengan proses penanaman yang rumit. Wheatgrass termasuk tanaman yang sangat mudah dibudidayakan, bahkan untuk mereka yang tidak pernah bercocok tanam sebelumnya. Wheatgrass pun bukan jenis tanaman rewel yang harus diperlakukan dengan suhu udara tertentu atau paparan sinar matahari konsisten sepanjang hari. Wheatgrass justru bakalan tetap aman dan subur meski ditanam di dalam rumah! Nah, terdengar cukup mudah, bukan? Apalagi, penanaman rumput ini tidak membutuhkan waktu lama. Kita hanya perlu menunggu 8-9 hari dari sejak semai sampai panen! Wohoho ...

Jadi, bagaimana cara penanaman wheatgrass ini? Ayo ikuti tahap demi tahapnya.

  •  Siapkan benih wheatgrass. Jangan khawatir, kalau tidak ada di toko pertanian terdekat, benihnya banyak dijual online kok. Saya biasa membeli di tokopedia dengan kisaran harga Rp. 70.000,- per kg (per Maret 2017).Kalau baru mau coba-coba, ada juga kok kemasan-kemasan kecilnya. Saya juga dulu mulainya dari kemasan terkecil dahulu.
Benih wheatgrass / rumput gandum
  • Ambil satu mangkuk benih wheatgrass dan rendam dengan air bersih. Tutup dengan kertas koran atau lap kain, lalu biarkan satu malam.


  • Keesokan harinya, buang air rendaman, lalu cuci benih wheatgrass hingga bersih. Lalu, siapkan satu buah pot yang sudah diisi tanah secukupnya. Taburkan benih wheatgrass di atas tanah secara merata. Agar tanamannya nanti rimbun, isilan permukaan pot dengan benih yang cukup padat. Tidak apa-apa berdempet-dempetan, justru akan terlihat bagus nantinya. Wheatgrass adalah jenis rumput-rumputan dan tidak bercabang. Ia akan tumbuh ke atas dan tidak akan saling membelit satu sama lain. Kalau sudah ditebar secara merata, tekan-tekan benih wheatgrass agar sedikit tenggelam di atas permukaan tanah. Siram menggunakan sprayer/semprotan agar benih dan tanahnya menjadi lembab.


  • Tutup pot dengan kertas koran atau lap kain. Hal ini agar benih terjaga kelembabannya. Perlakuan ini bisa dilakukan selama 3 hari sambil menunggu benihnya tumbuh dan mengeluarkan akar (sprout). Meskipun begitu, jangan lupa untuk menyiramnya menggunakan spray dua kali sehari, setiap pagi dan sore.


  • Hari ketiga, biasanya benih wheatgrass sudah berakar dan muncul calon-calon tunas muda. Tutup koran atau lap kain bisa dibuka. Penyiraman tetap dilakukan dua kali sehari.


  • Wheatgrass adalah tanaman yang tidak suka sinar matahari langsung. Jadi, jauhkan menempatkan pot wheatgrass dari paparan sinar matahari sejak awal. Karena itulah banyak yang menempatkan pot penanaman wheatgrass di dalam rumah. Hanya saja, harus diingat juga kalau benih wheatgrass sangatlah mudah membusuk kalau di tempat yang terlalu lembab. Saya sendiri lebih suka menempatkan pot wheatgrass di teras rumah yang terhalang sinar matahari tapi masih terkena angin. Pertumbuhan tanamannya ternyata jauh lebih bagus dibandingkan dengan penanaman di dalam rumah. Benihnya pun tidak mudah busuk. karena itu saya menggunakan pot gantung untuk menanam wheatgrass ini.
  • Seperti halnya jenis rumput lain, pertumbuhan wheatgrass sangatlah cepat. Pada hari ke 5, tingginya sudah mencapai kisaran 10cm seperti gambar di bawah ini.
Wheatgrass hari ke 5
  •  Pada hari ke 7-10, wheatgrass sudah bisa dipanen untuk dibikin juice. Cukup potong/gunting wheatgrass sekitar 2cm dari bawah. Cuci bersih di bawah air mengalir, lalu gunakan juicer untuk membuat juicenya. Satu genggam wheatgrass biasanya saya tambahkan segelas air (200cc). Karena wheatgrass menyisakan ampas yang cukup tebal, jangan lupa saring terlebih dahulu sebelum diminum.
 
 
Gimana, mudah bukan cara menanam wheatgrass? Ayo tanam juga!

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More